Ia menjelaskan bahwa siswa yang mengikuti ujian TKA sebanyak 20 siswa kelas 6 menggunakan chromebook bantuan sekolah.
“Selama proses ujian online TKA, siswa menggunakan chromebook bantuan sekolah. Proses TKA terkendala jaringan yang sering ngadat, kadang sinyalnya tiba-tiba terputus membuat siswa agak terganggu konsentrasinya,” ujar Andi Bahtiar.
Selain itu, Andi Bahtiar menyebutkan TKA SD Lambego menggunakan panel Surya dibantu inverter yang arus tegangannya tidak stabil karena cuaca.
“Untuk TKA cuma 2 mata pelajaran selama dua hari Rabu dan Kamis yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia. Untuk tadi sesi 1 dan 2 yang diujikan khusus Matematika dengan survey Karakter, sedangkan besok, Kamis Tanggal 23 hari kedua Sesi 1 dan 2 khusus Bahasa Indonesia dengan survey Lingkungan belajar,” tambah Kepala Sekolah SD Lambego Andi Bahtiar.
Meskipun demikian kepala sekolah dan guru SD Lambego terutama Proktor atau guru petugas teknis Ardiansah, S.Pd., merasa bersyukur karena ujian siswanya berjalan sukses dihari pertama dan bisa selesai tepat waktu.
Petugas teknis memastikan teknis aplikasi berjalan lancar, melakukan login peserta, rilis token, hingga mengunggah hasil. (#*#)
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
