PP IPMIL Ingatkan Pemkab Luwu Serius Tangani Banjir

oleh -

Luwu, Mitrasulawesi.id- Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (PP IPMIL) mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, serius tangani banjir yang melanda beberapa kecamatan tiap tahunnya, kamis 20 Agustus 2020.

Muhammad Reski Sujono selaku Ketua Umum PP IPMIL mengatakan seharusnya Pemkab Luwu hari ini sudah melalukan langkah jangka pendek untuk mengantisipasi datangnya banjir ketika musim hujan. Bulan ini sudah mulai memasuki musim kemarau sehingga sungai-sungai yang mulai dangkal itu bisa di keruk kembali, ujar Reski.

Reski menambahkan BPBD Luwu harusnya menyampaikan kepada masyarakat yang tiap tahun terdampak banjir, hal yang akan di lakukan Pemkab Luwu dalam meminimalisir dampak yang terjadi di musim penghujan akan datang. Tapi sampai hari ini belum kita lihat langkah-langkah apa yang dilakukan BPBD Luwu.

Kami menyarankan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Luwu menggunakan refocusing anggaran Covid-19 untuk normalisasi sungai.

Lanjut Reski menilai BPBD Luwu sebagai OPD yang bertanggungjawab menangani persoalan banjir di nilai kurang penyampaian publik terhadap permasalahan tersebut, tegasnya.

Kami menawarkan solusi jangka panjang yang mungkin bisa dilakukan, kata Reski, seperti memperlebar sungai dengan mengikuti bentuk alur sungai, memanfaatkan ekosistem hijau dimana di pinggiran sungai ditanami pohon untuk menyerap air. “Juga menanami kembali hutan yang mulai gundul, sambil melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk melakukan penanganan jangka panjang,” jelasnya.

Mahasiswa Pascasarjana ini mengatakan bahwa Pemkab Luwu tahun 2020 mendapat alokasi anggaran sebesar 15 M dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penguatan tebing dan bronjong di tiga kecamatan dan sudah harus dilakukan di bulan ini, ujar Reski.

Maka dari itu kami mengajak semua masyarakat Kabupaten Luwu untuk mengawal hal ini agar ke depan daerah kita sedikit demi sedikit terhindar dari bencana banjir.

“Masyarakat butuh solusi kongkrit dari Pemkab Luwu,” tutupnya.