Bupati Basli Ali: Almarhum Syahrir Wahab Sosok Pemimpin Inspiratif

oleh -

SELAYAR, mitrasulawesi.id – Duka cita mendalam disampaikan Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali atas berpulangnya ke rahmatullah Drs. H. Syahrir Wabah, M.M., dalam acara tazkiratul maut yang diselenggarakan oleh keluarga almarhum di Makassar, Senin (9/8/2021).

“Atas nama keluarga dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, mengucapkan duka cita yang mendalam atas kepergian Almarhum Bapak Syahrir Wahab, Tentu ini merupakan kehilangan bagi masyarakat Kepulauan Selayar,” ucap Basli Ali saat hadir dan menyampaikan sambutan pada Takziyah Malam pertama kepergian almarhum secara Virtual.

Menurutnya, Syahrir Wahab merupakan salah satu putra terbaik yang dimiliki daerah ini, ia sosok pemimpin yang mengispirasi banyak orang, baik dalam kepemimpinannya selama menjadi bupati maupun kepemimpinannya dalam keluarga.

Bupati Basli Ali mengatakan, Almarhum telah banyak meninggalkan kesan terhadap pembangunan dan kemajuan daerah Kepulauan Selayar, begitu banyak prestasi yang telah diraih, baik ketika menjadi birokrat sampai dirinya menjadi Bupati Kepulauan Selayar periode 2005-2015.

“Namun yang paling berkesan bagi saya ketika ia sukses mengeluarkan Selayar dari kabupaten tertinggal, dan mendapatkan Adipura serta banyak lagi prestasi lainnya yang tidak bisa saya sebutkan,” ungkap Bupati Basli Ali.

Oleh karena itu sebagai bupati mewakili keluarga dan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar, mengucapkan terima kasih atas pengabdian almarhum, dan mohon untuk dibukakan pintu maaf untuk almarhum.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Basli Ali menitip pesan kepada keluarga yang ditinggalkan supaya ikhlas dan sabar dalam menghadapi takdir yang telah ditentukan yang maha kuasa,

“Semoga segala kebaikannya selama hidup di dunia menjadi amal ibadah dan Almarhum diterima oleh Allah SWT. Amin,” tutupnya.

Tampak hadir melalui via zoom dalam kesempatan itu, Plt. Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati, unsur Permas, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen masyarakat Makassar, Jeneponto dan masyarakat Kepulauan Selayar. (Kominfo-IC)