Wakil Rektor Larang Mahasiswa Ikut Organisasi Extrnal, Aktivis KMHDI Langsung Bereaksi

oleh -

Bali,Mitrasulawesi.id– Beberapa waktu lalu, Universitas Pendidikan Ganesha atau Undiksha melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Auditorium Kampus Undiksha Singaraja, Rabu 15/9/2022.

 

Sebagai salah satu rangkaian penerimaan Mahasiswa Baru terdapat hal yang membuat Aktivis KMHDI angkat bicara yaitu statement dari Wakil Rektor III Undiksha yang dimana dalam kanal youtube BEM REMA Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd pada penyampaian materinya secara tegas melarang mahasiswa untuk bergabung dengan Organisasi diluar kampus Undiksha.

“Saya mohon adik adik nanti aktif ya, masuk ke organisasi kemahasiswaan, jangan diluar Undiksha“ ucapnya.

Baca Juga:  Gowes Bersama dan Gerobak Kaki Lima, Rajut Kekeluargaan di Hari Juang TNI AD 2019

Tanpa menyampaikan dasar dari pernyataan tersebut, Ia menambahkan bahwa organisasi kemahasiswaan yang berdiri diluar nama kampus dapat menjerumuskan kepada hal – hal yang tidak baik.

“Banyak sekali organisasi-organisasi (kemahasiswaan) luar yang mengiming-imingi adik-adik agar masuk kesana, itu hati-hati karena dapat menjerumuskan kepada jalan yang kurang baik,“ tambahnya.

Hal ini sontak ditanggapi serius Aktivis Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Arya Gangga, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Biro Kaderisasi PD KMHDI Bali 2021-2023.

“Inilah akibatnya kalau jadi pejabat kampus tidak pernah baca sejarah dan tidak baca peraturan perundang-undangan, saya rasa rugi bapak bergelar tinggi kalau prilaku, perbuatan dan perkataan tidak mencerminkan diri sebagai seorang akademisi,” Ucap Arya.

Baca Juga:  FKN Expo di Buka, Ini Harapan Walikota Palopo

Selain sudah jelas tertuang pada UUD NRI Tahun 1945 Pasal 28E Ayat 3 yang berbunyi “Setiap Orang Berhak Atas Kebebasan Berserikat, Berkumpul dan Mengeluarkan Pendapat”. Wayan Suastra juga mengenyampingkan Permenristekdikti No 55 Tahun 2018 yang memberikan ruang bagi Organisasi Kemahasiswaan Ekstra untuk masuk ke dalam kampus.

“Seharusnya sebelum bicara bapak lihat-lihat dulu, banyak tokoh-tokoh bangsa yang lahir dari organisasi ekstra kampus, seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Adian Napitupulu, bahkan Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla juga besar dan lahir dari Organisasi Ekstra Kampus,” sambung Arya.

Baca Juga:  Mobil Dibakar Kantor Dirusak, Netizen Dukung Mahasiswa

Arya pun mengecam pernyataan dari Birokrasi Kampus yang dianggap tidak paham Konstitusional Kelembagaan.

“Saya secara tegas mengecam statement Wayan Suastra Selaku WR III Undiksha atas pernyataannya tersebut, Saya minta bapak untuk mundur sebagai Wakil Rektor III karena tidak mencerminkan figur yang akademis sebagai kelompok intelektual,” pungkas Arya.(rls/tim)

Tinggalkan Balasan