Sumbar, mitrasulawesi.id – Menghebohkan warga, aliran sungai yang deras dari hulu tiba-tiba hilang dan masuk kedalam tanah di Jorong Gantiang, Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), memicu warga turun menyaksikan fenomena tersebut.
Fenomena ini, air dari hulu tidak lagi mengalir ke hilir karena terputus. Situasi ini menimbulkan pertanyaan warga setempat kemana air mengalir. Terlebih Sumbar sebelumnya dilanda bencana hidrometeorologi yang menyebabkan banyak kerusakan diberbagai wilayah.
Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar, dilansir dari Simbardaily.com, Selasa, (09/12/25), Dian Hadiyansyah, menyampaikan bahwa fenomena ini berpotensi berkaitan dengan dua kondisi geologi yang berbeda.
Dian menilai, kejadian yang menghebohkan warga terjadi secara ilmiah. Ia mengatakan ada dua kemungkinan penyebab utama aliran sungai tiba-tiba hilang ke dalam tanah.
“Pertama adalah itu inlet dari morfologi batuan karst (batu kapur) yang memiliki sistem sungai bawah tanah. Sehingga air yang masuk ke dalam inlet akan diteruskan ke dalam sungai bawah tanah berupa rongga terkoneksi yang nantinya akan muncul di tempat lain berupa mata air,” ujar Dian saat dihubungi, Senin (8/12/2025).
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
