JAKARTA, mitrasulawesi.id – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menegaskan bahwa penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatra membutuhkan dukungan dana besar, perbaikan infrastruktur, serta keterlibatan aktif masyarakat.
Hal tersebut disampaikan JK saat memberikan keterangan kepada wartawan usai menerima donasi kemanusiaan untuk korban bencana Aceh, Sumut dan Sumbar senilai Rp1,5 miliar dari ASN, ibu-ibu PKK, masyarakat, serta Apdesi Kabupaten Tangerang.
Donasi itu diserahkan langsung oleh Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, di Markas Pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).
Dalam keterangannya, Jusuf Kalla menjelaskan bahwa karakter bencana yang terjadi kali ini berbeda dengan tsunami Aceh 2004.
Ia menyebut bencana banjir yang meluas di sejumlah daerah di Aceh dan Sumatra menimbulkan kerusakan besar, namun tidak sampai menghancurkan secara total seperti gempa atau tsunami.
“Kalau tsunami itu menghancurkan semuanya. Rumah, jalan, kota semua rata. Kalau banjir ini merusak, tapi tidak menghancurkan. Rumah masih ada, tapi penuh lumpur,” ujar JK.
Meski begitu, ia menekankan bahwa luasnya wilayah terdampak membutuhkan penanganan serius, terutama terkait perbaikan infrastruktur yang rusak.
“Pemulihannya butuh dana besar dan tenaga kerja. Infrastruktur seperti jembatan dan akses jalan harus segera diperbaiki,” katanya.
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
