Selain program tersebut, KKP juga menyatakan akan melakukan riset terhadap potensi carbon trade di perairan Selayar. Potensi ini dinilai sangat menjanjikan, sejalan dengan kajian sebelumnya dari Universitas Hasanuddin yang menemukan potensi karbon biru (blue carbon) yang melimpah di wilayah tersebut.
Menteri KKP juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan program Check Point di Selayar yang dinilai sejalan dengan PP Nomor 11 Tahun 2023, bahwa seluruh hasil tangkapan ikan harus terdata sesuai wilayah penangkapan.
Bupati Selayar, Muh. Natsir Ali, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan ikhtiar untuk memastikan Selayar mendapatkan dukungan nyata dari Pemerintah Pusat.
“Ke depan, Bapak Menteri tadi berjanji akan menghadirkan Presiden Republik Indonesia untuk meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Selayar,” ucap Bupati mengutip pernyataan Menteri KKP.
Bupati juga menyampaikan arahan Menteri agar Pemerintah Daerah segera menyiapkan ketersediaan lahan untuk mendukung program tersebut. Ia meminta pemerintah desa bersama masyarakat mulai mengidentifikasi dan menyiapkan lahan yang dapat dimanfaatkan.
“Bahkan Pak Menteri meminta kita menyiapkan lahan sebanyak-banyaknya untuk Kampung Nelayan Merah Putih. Saat ini kita minta pemerintah desa dan masyarakat untuk menyiapkan lahan. Syukur-syukur jika ada masyarakat yang ingin menghibahkan lahannya demi kepentingan bersama,” ujar Bupati.
Kunjungan ini menunjukkan langkah aktif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam membangun komunikasi langsung dengan Pemerintah Pusat, guna memastikan daerah kepulauan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan. (HUMAS-IC)
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
