Ops Patuh 2019 di Selayar Dominasi Pelanggaran Tanpa SIM dan Helm

oleh -
oleh

SELAYAR, Mitrasulawesi.id – Pelaksanaan Operasi (Ops) Patuh, yang dilaksanakan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Kepulauan Selayar dalam dua hari pelaksanaan operasi, pelanggarannya didominasi oleh pengendara tidak memiliki SIM dan tidak menggunakan Helm.

Hal ini dinyatakan Kasat Lantas Polres Kepulauan Selayar, AKP Nurhaeni, ketika dihubungi melalui Whatsupnya, Sabtu (31/8/2019).

Baca Juga:  AKP Madu Sarfin Meninggal Dunia, AKBP Erwin Syah: Semoga Amal Ibadah Beliau Diterima Disisinya

Dalam pelaksanaan Ops Patuh “Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, meskipun Tim Ops yang diturunkan, berpindah pindah, dari satu lokasi ke lokasi lainnya”, ungkap Kasat Kantas AKP. Nurhaeni.

Sistim Hunting tetap akan diberlakukan selama pelaksanaan operasi, terhitung 29 Agustus sampai 11 September 2019,

Selama pelaksanaan dalam dua hari pelaksanaan operasi tersebut, juga disampaikan bahwa, dari jenis pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara, sudah ada puluhan kendaraan yang terjaring.

Baca Juga:  Gugur? Diduga H.A Tidak Penuhi Syarat Calon Kades Rajuni, Begini Jawaban Ketua PPK

Kasat Lantas AKP Nurhaeni juga sampaikan saat apel gelar pasukan kepada media ini bahwa, sesuai perintah Kapolda Sulsel yang disampaikan Kapolres Kepulauan Selayar, bahwa sadaran dalam pelaksanaan operasi ada 8 poin jenis pelanggaran yang akan ditindak, namun hanya 3 yang prioritas, yakni, pelanggaran melawan arus, pengendara dibawah umur dan tidak menggunakan Helm standar SNI. (#*#)


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.