Pandangan Raja Samu-samu saat Kegiatan FKN ke-XIII

oleh -1 views
Raja Samu-Samu VI De Laatste van Koning Stamboom, YM. Upu Latu M. L. Benny Ahmad Samu Samu, SE, MM., (kanan) bersama bangsawan Australia dan wartawan Makassar.

Luwu, mitrasulawesi.id — Perayaan Festival Keraton Nasional (FKN) ke-XIII mendapat pesan sendiri dari beberapa tamu undangan hal ini di ungkapkan dari Raja Samu-samu yang juga sebagai peserta dalam kegiatan silaturahmi ini.

Raja Samu-Samu VI De Laatste van Koning Stamboom, YM. Upu Latu M. L. Benny Ahmad Samu Samu, SE, MM., menjelaskan, pandangan umum dalam kegiatan ini.

” Berbicara terkait kegiatan FKN saya tidak pentas berbicara, karena ada disini raja yang mengikuti dari pertama (Hari Kutai), beliau dari kesultanan Kutai Kartanegara dia adalah tokoh yang ikut mulai dari FKN pertama hingga hari ini, sementara saya mengikuti FKN sejak ke VI,” paparnya di kawasan pesta laut pelabuhan Ulo-ulo, Selasa 10/9.

[caption id="attachment_1645" align="alignnone" width="148"] Puluhan Raja mengikuti ritual adat Macera’Tasi di Pelabuhan Ulo Ulo.[/caption]

Bukan hanya itu De Laatste van Koning Stamboom, yang juga dari Pulau Nusa Laut Provinsi Maluku, pun memberikan apresiasi atas pelaksana FKN di Tanah Kelahiran Sawerigading.

“Selama saya mengikuti FKN, inilah yang terbaik. Sama halnya dengan kegiatan FKN yang ke-8 yang diselenggarakan di Bau-bau, seluruh instrumen seluluh jajaran tingkat provinsi hingga kabupaten di libatkan,” pujinya di hadapan para tamu Agung.

Sekertaris Jendral Silaturahmi Nasional Raja dan Sultan Senusantara (Silatnas) ini pun, memiliki gambaran bahwa kegiatan FKN bukan hanya sebatas musyawarah saja tetapi ada hal yang lebih penting dari itu.

” Kegiatan ini dihadiri beberapa organisasi raja raja, Silatnas, FKIKN, FSKN, maka FKN di tanah Luwu adalah kegiatan yang dapat menyatukan kita disini, jika Luwu mampu meyatuhan seluruh Indonesia maka kita adalah sodara,” tutupnya saat memberikan sambutan.(ah/wd)