Wakil Bupati Apresiasi Mahasiswa KKN Donor Darah di Selayar

oleh -

SELAYAR, mitrasulawesi.id – Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H menyampaikan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada Mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar kerena telah melakukan kegiatan Donor Darah, di Ruang Pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Kamis (12/8/2020).

Kegiatan donor darah oleh Mahasiswa KKN Tematik Unhas tersebut merupakan kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Selayar, dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka dalam rangka Hari Pramuka ke-60 Tahun 2021 tingkat cabang Kepulauan Selayar.

Wakil Bupati Kepulauan Selayar H. Saiful Arif, S.H., mengatakan, awalnya aksi donor ini direncanakan oleh pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Selayar, namun pada kesempatan yang sama mahasiswa KKN Tematik Unhas mengajukan permohonan untuk melaksanakan kegiatan donor darah, yang rencananya diselenggarakan pada 11 Agustus kemarin.

“Saya menganjurkan agar pelaksanaannya ditunda sehari sesuai rencana kegiatan Pramuka dan dibentuk panitia bersama untuk pelaksanaan kegiatan donor darah hari ini,” kata Saiful Arif dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut.

Menurut H. Saiful Arif yang notabenenya adalah Ketua PMI dan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kepulauan Selayar, menilai kegiatan donor darah ini sangat bermanfaat guna menjamin ketersediaan darah, mengingat pada Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Kabupaten Kepulauan Selayar, ketersediaan darah masih sangat terbatas.

“Semoga mempermudah bagi masyarakat yang sangat membutuhkan darah, apalagi dimasa pandemi Covid-19 saat ini,” ucap Saiful Arif.

Harapan Wakil Bupati Kepulauan Selayar agar kegiatan mulia tersebut bisa diprogramkan setiap enam bulan sekali secara rutin, baik dilaksanakan oleh pemerintah daerah, lembaga vertikal serta organisasi kepemudaan yang ada.

“Insya Allah kegiatan donor darah ini akan menjadi magnet yang luar biasa untuk melahirkan suatu pemikiran yang mulia, yang pada akhirnya membuat orang tersadar bahwa hidup ini berharga dan terbatas,” terangnya. (Diskominfo-SP/Im/Kam)