Pasca Libur Lebaran, Satgas DPU Makassar Kembali Laksanakan Tugas Rutin

oleh -
oleh

Makassar, mitrasulawesi.id — Hari pertama masuk kerja pasca hari raya idul Fitri 1443 H, Tim satgas drainase dinas pekerjaan umum (DPU) Makassar kembali melaksanakan tugas rutin, Senin 9 Mei 2022

Tim satgas drainase DPU Makassar tersebar di 38 titik lokasi di seluruh wilayah di antaranya Jl. Tala’salapang, Sungai Saddang, Urip Sumohardjo, Veteran Utara, Prof. Basalamah, Abd. Dg. Sirua 3, Komp. IDI, Racing Center 4, Jl. Angkasa 4, Jl. Ir. Juanda, Maccini Gusung, Maccini Sawah, Maccini Kidul.

Baca Juga:  Bincang Malaqbi TVRI , Ketua DPRD Sulbar Bawakan Materi

Kemudian, Minasa Upa Blok. AB, M-2, M-9, B-6, Komp. BTN Antara, Jl. Dg. Ramang, BTP Blok. H, Pajjaiyyang Raya, Parumpa, Komp. Kejaksaan Tala’salapang, Dg. Tata Raya, Mannuruki 2 lr. 1, Muh. Tahir, A. Mallombassang, Jl. Lembu, Jl. Timah, Angsana, dsk termasuk Kanal Jongaya dan Kanal Pannampu.

Humas PPID DPU Makassar Hamka Darwis mengatakan DPU Makassar mengerahkan Satgas Drainase PU sebanyak 465 orang yang terbagi ke dalam 42 kelompok.

Baca Juga:  Koltim Bertambah Satu Positif Covid-19 dan Tiga Sembuh

Hamka menambahkan, pengerukan sedimen pada drainase sudah menjadi agenda rutin sepanjang tahun Tim Satgas Drainase PU, termasuk di hari pertama aktif masuk kerja pasca libur hari raya idul Fitri 1443 H.

Proses pengerukan drainase di hari pertama masuk kerja ini berjalan normal di mana dilakukan pengerukan di 32 titik lokasi guna untuk meminimalisir genangan yang terjadi dan agar air pembuangan drainase dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Baca Juga:  Tanaman Porang Kodim 1420 Sidrap di Tanam Perdana Mentan RI

Terpisah kadis PU Makassar Zuhaelsi Zubir menyampaikan, Tim Satgas Drainase PU senantiasa melaksanakan tugasnya dengan penuh komitmen termasuk di hari pertama masuk kerja karena memang target pengerukan dilakukan setiap hari dalam setahun.

“Sudah menjadi tugas dan kewajiban dinas pu dalam melakukan pengerukan sedimen dan ini merupakan bukti kesungguhan dinas PU dalam menangani persoalan genangan ataupun banjir”, katanya.