Bupati Selayar Tanda Tangani Deklarasi Tanadoang Komitmen Toleransi Beragama

oleh -

SELAYAR, MITRASULAWESI.ID – Menguatkan komitmen kebhinekaan, Moderasi Beragama serta toleransi kebangsaan, Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali  melakukan penandatangan Deklarasi Tanadoang dengan Kementerian Agama.

Selain Bupati, Deklarasi bersama ini turut ditandatangani oleh Wakil Bupati, Dandim 1415, Kapolres dan Forkopimda lainnya, FKBU, Lembaga Majelis Lintas Agama serta Lembaga Adat dan Budaya di Lapangan Pemuda Benteng, Selayar Sabtu (20/8/22).

Foto bersama usai tanda tangani deklarasi  komitmen toleransi beragama, Sabtu (20/8/22), di Lapangan Pemuda Benteng Selayar.

Bupati Basli Ali berharap dengan Deklarasi Tanadoang ini jiwa nasionalisme dan semangat persatuan khususnya toleransi beragama di Kepulauan Selayar tetap terjaga dan semakin damai.

Baca Juga:  DPC PPP Selayar Sambut Malam Tahun Baru 2024 dengan Doa Bersama

“Mari kita selalu bersam-sama jaga persatuan dan kesatuan serta persaudaran ummat demi kesatuan negara republik indonesia,” pintahnya.

Disamping itu MBA juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi pada hal-hal yang kemungkinan dapat mengganggu stabilitas keamanan dan kedamaian di daerah.

Usai melakukan penandatangan bersama yang juga sebagai wujud dukungan pencanangan tahun toleransi beragama 2023, Bupati MBA kemudian melepas  peserta Karnaval Merdeka Toleransi Tahun 2022 yang digelar oleh Kementerian Agama Kepulauan Selayar.

Baca Juga:  Korupsi Sering Berulang, Begini Materi Sosialisasi Kajari Selayar

Kepala Kemenag, Aswar Badulu mengatakan hari kemerdekaan adalah momentum yang sangat strategis dimana pada tahun 2022 ini merupakan tahun toleransi yang merupakan salah satu indikator moderasi beragama.

“Kegiatan ini serentak dilakukan di Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka Pencanangan Tahun Toleransi 2022,” ucapnya.

Berikut isi Deklarasi Tanadoang berisi tiga point komitmen dan penguatan yakni; pertama Penguatan Nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Keutuhan NKRI, Kedua Penguatan Moderasi Beragama dan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Ketiga Penguatan toleransi, solidaritas kemanusian dan silaturahmi kebangsaan. (K
kominfo -IC/CW)


Eksplorasi konten lain dari mitra sulawesi

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.