JK menambahkan, perubahan tersebut membawa dampak terhadap kebiasaan masyarakat, termasuk ketergantungan pada Handphone. Ia mencontohkan kebiasaan dirinya yang kerap menyimpan telepon genggam ketika berada di acara seperti ini ,agar tidak terdistraksi oleh arus informasi yang terus bergerak.
Menurut JK, dinamika media digital saat ini memungkinkan siapa pun menjadi pewarta secara mandiri, namun hal itu juga menuntut tanggung jawab moral dan integritas.
“Sekarang orang bisa mandiri, seperti wartawan. Tapi tetap harus ada jiwa dan tanggung jawab,” katanya.
Dalam bagian lain pidatonya, JK turut menyinggung perjalanan dirinya dalam urusan kemanusiaan dan perdamaian, termasuk berbagai proses panjang yang menurutnya kini telah tuntas, ujarnya.
Penganugerahan oleh Dewan Pers diberikan atas kontribusi JK dalam penyelesaian konflik di berbagai daerah, termasuk upayanya dalam membangun dialog damai dan memperkuat kohesi sosial di Indonesia.(*)
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
