Dalam kesempatan itu, Didik juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya atas kontribusi dan capaian kinerja dalam mendukung program prioritas Kejati Sulsel.
Adapun beberapa program yang disebut berhasil antara lain penguatan pengawasan, peningkatan pelayanan hukum, serta penanganan perkara strategis.
Keberhasilan Kejaksaan Negeri Barru menuntaskan program Zero Indekos menjadi salah satu capaian yang mendapat perhatian pimpinan.
Selain itu, Program Layanan Saksi Prima juga dinilai mampu menghadirkan pendekatan pelayanan yang lebih humanis dan efisien, serta penanganan perkara tindak pidana khusus disebut telah berjalan sesuai target yang ditetapkan pimpinan pusat.
Untuk itu, Kajati memberikan sejumlah penekanan kepada para pejabat yang baru dilantik. Aspidmil, oleh Kajati, diminta memastikan koordinasi yang solid dengan Oditurat dan Polisi Militer.
Sementara para Kajari diharapkan hadir di tengah masyarakat, responsif terhadap perkara yang meresahkan, serta mengoptimalkan penerapan keadilan restoratif untuk perkara ringan yang memenuhi syarat.
Didik Farkhan juga menegaskan pentingnya sikap tegas tanpa kompromi terhadap perkara yang merugikan keuangan negara.
Kejaksaan, kata dia, harus tampil sebagai pelayan hukum yang mengayomi, memberikan rasa aman, dan menjawab kebutuhan keadilan masyarakat. (*)
Eksplorasi konten lain dari Mitra Sulawesi
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
