Bahas Gen Milenial dan Problem Virus Merah Jambu, KCQ Gelar Talkshow

oleh -
oleh

Lutra, MitraSulawesi.id– Komunitas Cinta Qur’an (KCQ) Luwu Utara mengadakan kegiatan Talk Show Muslimah dengan tema Gen Milenial dan Problem Virus Merah Jambu yang dilaksakan di Hotel Yuniar, Jalan Pajorra No.2 Masamba, pada Ahad 13/02/22.

Peserta yang hadir kebanyakan dari kaum remaja muslimah yang berasal dari berbagai wilayah di Luwu Utara. Peserta sebagian ada yang berprofesi sebagai karyawan, mahasiswa, dan juga pelajar.

Komunitas Cinta Qur’an (KCQ) dalam Talkshow tersebut menghadirkan narasumber Andi Qurratu Aini, Mahasiswa Tekhnik Sipil Unanda dan juga Hasna, S.Pd.i Founder Komunitas Qur’an Palopo. Talkshow di pandu oleh Nurhayati, S.E Aktivis Dakwah Lutra selaku moderator.

Baca Juga:  Sebagi Peserta Musda KNPI Luwu Utara, HMI Memilih Exit Dari Forum

“Agenda ini di adakan untuk menyampaikan dan memberi arahan bagi seluruh muslimah agar tidak ikut-ikutan dalam perayaan hari valentine yang di adakan setiap bulan Februari,” tutur Murni Supirman, Ketua Komunitas Cinta Qur’an Lutra.

Melalui awak media kami Murni merasa bersyukur karena peserta antusias mengikuti Talkshow tersebut.

“Alhamdulillah peserta kegiatan sangat antusias mengikuti jalannya agenda Talk show Muslimah, karena selain materi yang dibawakan narasumber yang berbobot, panitia acara juga banyak mempersembahkan hiburan berupa pemutaran film pendek, dokumentasi dibalik sejarah kelam Valentine Days,” tuturnya.

Baca Juga:  Pendaftaran Calon Anggota Bawaslu Sulsel Dibuka 10-20 Februari 2023

Tambahnya, Dalam Talkshow tersebut ada banyak games dan berhadiah menarik serta penampilan Stand Up komedi dari panitia pelaksana. Ia juga menjelaskan ulasan pasca agenda yang didapatkan dari Quesioner peserta, banyak dari mereka yang merasa cukup puas dan tercerahkan karena peserta menilai materi yang disajikan mudah dipahami.

Sambungnya, “Semoga dengan seringnya kita mengadakan agenda seperti ini, kita bisa menjadikannya wasilah untuk mengedukasi kaum muslimah, khususnya remaja muslimah yang masih labil agar mereka terhindar dari aktivitas yang sama sekali tidak ada tuntunannya didalam islam.”

Baca Juga:  NasDem Luwu Utara Lakukan Perekrutan Anggota Hingga Ke Pelosok Desa

“Harapan kami, mereka yang telah mengikuti agenda ini ketika kembali ke tengah masyarakat mereka bisa menjadi agen perubahan, untuk menyampaikan informasi ini kepada kaum muslimah atau remaja muslimah hingga ini bisa meminimalisir kegiatan tersebut, atau yang serupa bahkan harapan besar kami hal ini nantinya mampu menghapus jejak perayaan seperti ini dari benak kaum Muslim/Muslimah,” tutupnya.(Anggi/tim)

Tinggalkan Balasan