Mau Jalan Mudik Lebaran? Pastikan Dulu STNK Masih Berlaku

oleh -

Makassar, Mitrasulawesi.id – Arus mudik diprediksi makin ramai pada Jumat (28/4/2022) ini, bertepatan dengan H-3 Lebaran 2022. Apalagi, periode cuti bersama juga sudah dimulai.

Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman dengan kendaraan pribadi, baik roda 2 atau roda 4, ada baiknya pastikan dulu semua surat kendaraan dalam kondisi lengkap. Pesan ini disampaikan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan melalui situs resminya.

“Sebelum berkendara untuk mudik, banyak hal yang perlu diperhatikan. Selain mempersiapkan kondisi kendaraan, peralatan, kelengkapan serta surat kendaraan (STNK) wajib teregistrasi serta pajak yang berlaku,” tulis Bapenda Sulsel dalam laman resminya, dikutip (01/05/2022).

Tim Pembina Samsat (TPS) Provinsi Sulsel juga mengingatkan para pengguna kendaraan bermotor untuk tetap memperhatikan surat kendaraan seperti STNK dan pemenuhan kewajiban pajaknya agar tak menjadi kendala ketika terjaring razia kepolisian.

“Ketika terjadi hal-hal yang tak diinginkan di jalan, kelengkapan surat kendaraan akan banyak membantu,” tulis Bapenda Sulsel lagi.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel AKBP Erwin Syah SIK mengingatkan surat kendaraan yang masih berlaku (teregistrasi) menandakan pemiliknya tertib dalam berlalu lintas.

Satlantas Polres Polda Sulsel pun kembali mengimbau pengendara melengkapi surat kendaraan yang teregistrasi aktif sebelum berkendara.

Bagi warga yang tak sempat melakukan registrasi tahunan STNK dan pembayaran pajak, Erwin melanjutkan, Sie Regident Ditlantas Polda Sulsel mengajak pengguna kendaraan bermotor untuk menggunakan aplikasi SIGNAL dengan men-download di Apple Store atau di Play Store.

“Aplikasi SIGNAL merupakan pelayanan pengesahan STNK Tahunan, Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ),” ujar Erwin.

Aplikasi ini memanfaatkan pangkalan data (database), kendaraan bermotor (ranmor) yang dimiliki Polri, pangkalan data induk kependudukan yang ada pada Dirjen Dukcapil Kemendagri, dan sistem informasi pajak kendaraan bermotor yang dikelola oleh tiap-tiap Bapenda Provinsi.