Eksportir Muda Sulsel Terima Penghargaan Bea Cukai Makassar

oleh -

Makassar, mitrasulawesi.id — Bea Cukai Makassar belum lama telah melepas ekspor perdana yang dilakukan oleh 3 anak muda milenial asal Sulawesi Selatan yang tergabung dalam CV. Anugrah Global Agriculture (AGA). Atas pelepesan ini Kepala Kantor Bea Cukai Makassar, Andi Pramono memberikan penghargaan prestasi kepada ketiga anak muda milenial yang berani dan memiliki semangat juang ekspor yang sangat tinggi.

“Selain memberikan penghargaan, jagan lupa untuk tak berpuas diri dulu dan tetap harus bekerja keras mengembangkan usaha,” pesan Andi Parmono saat melepas ekspor perdana ke Hongkong, Makassar (17/11/2022), Kamis pekan kemarin.

Baca Juga:  Biadab ! Ayah Setubuhi Anaknya Selama 5 Tahun

Disaat pendami sudah redah perekomoniaan mulai tumbuh, tapi sempat dihantam lagi Bahan Bakar Minyak (BBM) naik karena terjadi defisit. Tidak mengurangi semangat 3 pemuda Sulsel ini, Tri Sutrisno, Aldy Rafzanjani Thamrin, dan Rachmat Ariadi Nuzul untuk mengambil bagian dalam meningkatkan perekonomian negeri lewat pemberdayaan petani/nelayan di Sulsel.

Direktur CV. AGA, Tri Sutrisno mengaku bahwa perjuangannya tak mudah untuk berada di titik seperti sekarang ini. Apalagi eksporter millenial asal Sulawesi Selatan ini mendapat banyak cobaan selama dirinya merintis usahanya tersebut.

Baca Juga:  Kodim 1420 Sidrap Selain Bagi Sembako, Ternyata Personilnya Juga Religius

Luar biasa ini, kami sebagai anak muda untuk memulai ekspor ini mendapat hambatan yang luar biasa. Kami butuh 1 tahun lamanya merintis hingga bisa langsung dapat di Hongkong,” ucap Tri lewat keterangan tertulisnya, Selasa 22 November 2022.

Sementara itu, Komisaris CV. AGA, Aldy menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah terlibat membantu.

Baca Juga:  Potret Runtuhnya Andalusia, Jejak Peradaban Islam di Spanyol

“Kami memberi apresiasi dan mengangkat topi kepada seluruh stakeholder yang telah membantu, kami sangat merasakan hadirnya sebuah pelayanan dari negara terhadap anak muda yang mau berusaha. Tidak ada alasan sulit bagi anak muda sulsel khususnya kota makassar yang mau menggeluti usaha ekspor karena semua instansi terkait memberi bantuan baik secara mentoring maupun teknis,” ujar Aldy.